Cerita Mae Rose : Ngeblog Terus Tetap Semangat


image

Sumber : unknow

Ngeblog, siapa yang saat ini tidak tahu tentang aktifitas ini. Dunia pertulisan yang membuat saya melakukan perjalanan melewati hari-hari yang absurd dan akhirnya menjadi keasikan sendiri dengan aktifitas yang penuh dengan warna. Mulai dari ngikutin lomba blog (menangnya 1 kali, enggak masuk daftar pemenangnya buanyaak hahaha), sampai menulis fiksi yang superduber absurd.

Boleh dibilang, awal ngeblog zaman kuliah. Bercita-cita pengen jadi web design dan alasan lain yang terdengar konyol. Jangan ditanya bentuk blognya! Karena blognya, bikin siwer mata yang melihat hahaha. Tapi, enggak apa-apa, dari sanalah semua bermula.

Zaman bikin blog sekitar tahun 2000an. Ngeblog dulu dan sekarang itu beda banget. Kalau dulu nih, yang namanya nemu komunitas para blogger itu paling satu dua. Dan kebanyakan, saya enggak tahu komunitasnya apa aja. Paling yang saya tahu waktu itu, cuma blogger indonesia. Itupun, karena mau ngedaftar blog. Biar rank blognya naik 😀 .

Nah, kalau sekarang. Nemu komunitas itu, segampang nemu biskuit coklat di warung depan rumah. Saking banyaknya, bisa dengan mudah untuk ikutan apalagi menjadi bagian dari komunitas. Cukup dengan memiliki sebuah akun di media sosial, kita bisa join dikomunitas blogger.

Bergabung disebuah komunitas blog di media sosial, banyak keuntungannya. Misal nih, dari segi blog. Kita dengan mudah dan gampang untuk nyebarin tulisan agar bisa dibaca banyak orang. Naikkin page review blog juga bisa, dengan cara mengunjungi blog yang dishare di komunitas, sampai ketemu sesama blogger. Kalau di dunia nyatanya. Dengan mengikuti komunitas para blogger, bisa tahu apa aja kegiatan para blogger. Selain update info tentang kegiatan yang berkaitan dengan blog, kita jadi enggak kudate tentang komunitas yang kita ikutin. Ajib enggak tuh. Hanya ikut komunitas para blogger, kita dapet info iya, dapet ilmu iya, ditambah nambah list teman baru sesama blogger. Apalagi kalau kita ikutan kopi darat yang diselenggarakan komunitas para blogger.

Komunitas para blogger bisa dipilih. Mulai dari komunitas para emak-emak yang suka nulis di blog, blogger yang isinya khusus perempuan sampai bisa ketemu blogger yang nongkrong di warung para blogger, asikkan.

Ngeblog itu, banyak positifnya dibanding negatifnya. Dari sekian manfaat ngeblog yang saya rasain yakni belajar menjadi penulis dan pembaca yang baik. Walaupun, lomba blog baru 1 kali menang. Disanalah rasa nikmatnya menulis. Tak sekedar menulis, tapi belajar menulis untuk enak dibaca setiap orang, bukan enak dibaca buat sendiri. Perkara ikut lomba blog yang jarang menang, bukan berarti membuat lelah menulis. Tapi, ikut lagi ikut lagi. Jangan khawatir tentang tulisan yang diposting, yang penting tulis dan tulis. Biarkan para pengunjung blog yang menilai seperti apa tulisan kita. Hitung-hitung melatih kemahiran menulis. Siapa tahu, enggak dapat di lomba. Bisa dapat ditempat yang laen. Misal dapet job mereview produk, atau diundang kesebuah acara peluncuran produk suatu perusahaan dan lain-lain. Seperti kata salah satu blogger (lupa siapa yang bilang 😀 ). “Tidak ada yang tahu, mana tulisanmu yang bisa membawa rezeki”.

Ngomong-ngomong soal komunitas. Salah satu warung tontrongan para blogger kece sedang menyelenggarakan lomba loh. Lomba ulang tahun ke-6 Warung. Blogger . Disini kamu bisa nulis cerita tentang blog sesukamu. Kali aja ceritamu bisa menginspirasi para blogger lain.

Warung Blogger (WB) awalnya adalah sebuah komunitas blogger di group facebook. Rumah untuk berbagi Informasi, Ilmu, serta senyuman dengan membangun kebersamaan dan silaturahmi yang Indah. Sejak didirikan oleh Lozz Akbar pada bulan Mei 2011, komunitas ini sudah mempunyai ribuan member. Warga Warung Blogger adalah sebutan untuk para anggotanya. Setelah dibuatkan Logo WB bertajuk ” Ngopi Asyik Bareng Blogger” oleh Jumialely, akhirnya diputuskan bahwa tanggal 25 Mei adalah hari jadi
Warung Blogger.

“Sengaja dipilih nama ‘Warung’, bukan restauran atau cafe sebagai nama grupnya. Dengan harapan agar tercipta sebuah nuansa yang penuh kebersamaan dan kesederhanaan di dalamnya. Ya, sebuah warung yang siapa saja bisa menikmati segala isi yang ada di dalamnya. Bukanlah sebuah cafe atau restauran yang akan membuat kita melihat lebih dulu isi dompet kita saat hendak memasukinya”, tutur Uncle Lozz (Sebutan akrab sang pendiri) dalam blognya. sumber : http://www.warungblogger.org

Jadi, ayo semangat menulis. Menang enggak menang yang penting nulis.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam lomba blog ulang tahun ke-6 tahun Warung Blogger”

image

Fiksi Mae Rose : #FFKamis – Tukang Gosip


image

sumber foto : liputan6.com

“Lihat tuh, tasnya ganti lagi” suara tukang gosip di meja kantin, terdengar jelas di telingaku.

“Kemarin, sepatunya berwarna pink. Sekarang hitam. Besok? Jangan-jangan, pakai sandal jepit. Hahaha” Dasar tukang gosip! Apa untungnya mereka membicarakan orang.

Seorang wanita berwajah cantik. Berjalan dengan anggun. Tingginya yang semampai, menambah kecantikannya. Kulihat, tukang gosip mulai memperhatikan wanita cantik itu. Satu diantara mereka, sempat mengucapkan kalimat ketidakpercayaan berulang kali.

“OMG, aku tak mempercayai ini” kata salah satu dari mereka.

“Aku juga tidak percaya ini” sambung temannya.

“Itu benar si Udinkan? Pantas saja. Kemarin, waktu kita jalan di mall. Dia masuk ke toilet wanita! Jadi dia …”

Fiksi Mae Rose : #FFKamis – Kejutan


image

sumber : unknow

Satu persatu, baju bercorak bunga dimasukkan kedalam tas besar berwarna merah muda. Mulutnya yang mulai keriput, tak henti-hentinya bersuara. Seperti cerobong asap kereta.

“Liburan kali ini, kita harus menginap beberapa hari di rumah kakek. Bibi yakin, kau akan betah disana.”

“Ini bukan liburan! Setiap minggu aku pasti kesana. Tempat yang membosankan” omelku didalam hati.

Perjalanan kali ini, terasa begitu lama. Padahal, rumah kakek tidak begitu jauh. Hanya beda kampung. Akhirnya, rumah kakek sudah terlihat. Hari-hari membosankan dimulai. Di depan rumah, terdengar gonggongan lembut menyambut kami di halaman depan rumah.

“Akhirnya, Hugo datang. Bibi, biarkan anjingku berkenalan dengan anjing kesayangan bibi”

Fiksi Mae Rose : #FFKamis – Penjual Coklat


image

sumber foto : disehat.com

Seluruh wajahnya berlumuran coklat. Ditangannya yang kecil. Dia menggenggam erat beberapa buah coklat. Mulut kecilnya tiba-tiba berhenti mengunyah batang coklat.

“Au, sakit ibu” jeritnya.

“Sudah ibu katakan berulangkali. Jangan kau ambil coklat jelek itu!”

“Iya, ibu” jawabnya lirih, menahan sakit.

“Berikan coklat itu, biar ibu membuangnya!”

“Tapi ibu, coklat ini aku dapatkan dari seseorang disana” tangan kecilnya menunjuk seorang pria berjas biru.

“Laki-laki itu. Sudah berapa kali aku peringatkan. Jangan menyimpan coklat di depan rumahku. Tapi tetap saja!” gerutu wanita itu.

“Siapa dia ibu?”

“Dia adalah laki-laki, yang ibu tolak 100 kali. Karena menjual coklat yang rasanya tidak enak di perut!”

Fiksi Mae Rose : #FFKamis – Pohon Jambu Biji


image

sumber foto : google.com

Pohon jambu biji di depan rumah mulai menunjukkan kehidupan. Satu persatu, calon buah menampakkan diri. Tiba-tiba, mataku melihat sesuatu di atas pohon. Ada yang aneh kupikir.

“Kak, ikut denganku,” adikku Vani menarik bajuku.

“Ayo kak, datang ke acara ulang tahun temanku. Tapi, kakak harus menutup mata dulu!,” ku tutup mataku rapat.

Bau busuk mulai mengganggu hidungku.
“Buka matamu kak! Kenalkan, ini teman baruku. Bibi Suwil. Dia berulang tahun hari ini,” kakiku mendadak lemas. Wanita dihadapanku adalah wanita yang tadi kulihat di atas pohon. Wanita, yang tak lain tetanggaku. Kemarin sore, dia ditemukan mati gantung diri. Di atas pohon jambu biji.

Fiksi Mae Rose : Serutan Pensil


image

Sumber : google.com

Sampah sisa serutan pensil masih bertebaran di atas meja. Tangannya masih asik menggambar sesuatu. Penghapus yang hampir habis dipegang erat dengan tangan kiri. Jangan ditanya, dimana letak wajahnya. Wajahnya hampir mencium kertas, sedikit lagi. Mungkin tinggal satu centi wajahnya menyentuh kertas.

Saturnus, orang-orang memanggilnya. Dia ahli dalam bidang animasi. Salah satu karyanya pernah memenangkan penghargaan internasional. Yang aku heran, hanya satu. Dia tak pernah berbicara dengan siapapun. Ketika ditanya, dia akan melengkungkan jari telunjuk dan jempolnya. Begitupun jika ditanya hal lain. Hanya senyuman dan bahu yang mengangkat. Mungkin, karena dia sibuk dengan gambar yang dibuatnya, sehingga dia seperti itu.

Aku sudah lama memperhatikan Saturnus. Ruanganku memang berbeda. Hanya saja, kaca transparan dan posisi mejaku yang menghadap mejanya. Membuatku leluasa melihat wajahnya yang kurus dan lonjong. Dengan kacamata minus yang menempel dihidung, menambah daya tarik seorang laki-laki bernama Saturnus itu meningkat.

Satu tahun sudah berlalu. Tapi sisa serutan pensil itu masih ada di atas meja. Setiapku keluar dari ruangan. Aku seperti melihatnya. Senyuman yang manis itu terkadang masih kurasakan sampai saat ini. Sampai sesuatu menyadarkanku. Bahwa senyuman itu telah pergi, bersama kertas-kertas yang tersedot hebat ke dalam lubang bernama serutan pensil.

Cerita Mae Rose : Hobbynya Kok Ngomongin Orang


image

sumber : google.com

Bergosip dilakukan tak sekedar dari kalangan wanita. Laki-lakipun suka melakukan.

Entah apa yang melatarbelakangi orang-orang yang suka menggosip orang ini. Kebanyakan korban gosip tak tahu menahu alasan mereka digosipkan. Dan sang penggosip dengan enteng menjawab “pantas kok, dia diomongin!!”

Seberapa pantas kita ikut mengurusi hidup orang?
Seberapa pantas kita sibuk memantau setiap gerak gerik orang?
Apakah hidup kita, sudah dikatakan sempurna?! Jika telah berhasil menggosip seseorang?!

Kebanyakan yang bergosip, sangat senang jika berhasil menjelekkan bahkan mencemar nama baik seseorang.

imageTertawa senang, telah berhasil membuat korban gosip dibenci banyak orang.
Tertawa lepas dan puas sudah mencela orang.
Bahkan, lebih gila lagi. Sang penggosip sengaja mendatangi orang-orang yang kebanyakan tak mengenal orang yang digosipkannya.

Demi apa dia melakukannya? Demi memuaskan rasa. Rasa untuk menjelekkan seseorang dan jika orang yang mendengar termakan dengan omongannya, maka diapun semakin senang. Dan akan dilakukannya lagi dan lagi.

sumber foto : al-uyeah.blogspot.com